Pages

Instalasi Ubuntu Server 12.04 Beserta Konfigurasinya di Virtual Box

Selasa, 01 November 2016
Daftar Isi
  I.   Pendahuluan
II.   AlatdanBahan
III.   KeselamatanKerja
IV.   GambardanLangkahKerja
V.   Kesimpulan
VI.   Refrerensi

I.   Pendahuluan

Merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian.Proyek .Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd yang merupakan perusahaan milik seorang Kosmonot asal Afrika Selatan Mark  Shuttleworth. Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan, "Ubuntu" berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti "rasa peri kemanusian terhadap sesame manusia". Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Filosofi Ubuntu kedalam dunia perangkat lunak.Ubuntu adalah System Operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli Profesional.

II.   Alat dan Bahan

A.              Alat
Ø    Laptop / PC

B.              Bahan
Ø    Ubuntu_server.iso
Ø    VirtualBox / Virtual Machine


III.   KeselamatanKerja

1.       Berdo’a sebelum memulai kegiatan
2.       Memakai Baju Praktek
3.       Tidak ribut saat Praktek
4.       Mematuhiperintahpembimbing
5.       Berdo’a kembali sesudah melaksanakan Praktek



IV.   Gambar dan Langkah Kerja

1. Setelah membuat virtual machine baru kemudian masukkan Ubuntu_server.iso. Lakukan beberapa pengaturan di virtual box.Kemudian jalankan virtual machine.Setelah virtual machine Ubuntu di jalankan maka akan seperti tampilan di bawah>Pilih “Instal Ubuntu Server”.
2. Kemudian pilih Bahasa yang akan di pakai. Misalnya “Bahasa Indonesia”.
3. Untuk melanjutkan instalasi dengan Bahasa yang telah dipilih, pilih “Ya”>Tekan Spasi.
4. Pilih lokasi( Negara, Territorial atau Daerah ) Pilih Indonesia>Tekan Spasi.
5. Konfigurasi papan ketik (Keyboard), pilih “Tidak”>Tekan Spasi.
6. Pilih Negara asal keyboard, pilih “English (US)”>Tekan Spasi.
7.Pilih pola keyboard yang paling atas (English (US))>Tekan Spasi.
8. Konfigurasi IP (192.168.5.75/24)>Pilih Lanjutkan
9. Masukkan Gerbang (192.168.5.254)>Pilih Lanjutkan
10. Masukkan Alamat Server DNS (192.168.5.254)>Pilih Lanjutkan
11. Isi nama Host sesuai keinginan, misalnya “milkya(Nama Saya Sendiri)” >Pilih Lanjutkan
12. Isi Nama lengkap dari pengguna baru sesuai keinginan (Milkya Azda Ramadhan)>Pilih Lanjutkan
13. Isi Nama untuk akun anda, isi sesuai keinginan (milkya)>Pilih Lanjutkan
14. Isi kata sandi untuk pengguna baru, isi dengan kata yang sulit diketahui orang lain tetapi mudah anda ingat>Pilih Lanjutkan
15. Masukkan kembali kata sandi untuk memverifikasi>Pilih Lanjutkan
16. Konfirmasi kata sandi pilih “Ya”
17. Enkrispi direktori home pilih “Ya”
18. Pilih zona waktu sesuai daerah.
19. Pilih metode pemartisian bisa secara Terpandu (Otomatis) atau secara Manual
20. Pilih HardDisk yang akan di partisi.
21. Untuk menuliskan perubahan ke Hard Disk, pilih “Ya”.
22. Untuk mengkonfirmasi, pilih “Ya”.
23. Tunggu hingga proses loading selesai.
24. Jika tidak ada Alamat proxy HTTP, lewati langkah ini>Pilih Lanjutkan.
25. Agar tidak ada pembaruan Otomatis, pilih “Tidak ada pembaruan otomatis”.
26. Pilih perangkat lunak yang akan di install dengan cara Tekan Spasi>Pilih Lanjutkan.
27. Isi password untuk Root>Pilih Lanjutkan
28. Masukkan lagi Password Root>Pilih Lanjutkan
29. Pilih General Type of Mail Configuration>Pilih Local Only
30. Isikan System mail name yang anda inginkan sebagai contoh “smkn1cihampelas.sch.id”>Pilih Lanjutkan
31. Memasang Boot Loader GRUB pada master boot record,Pilih “Ya”
32.Instalasi Telah Selesai>Pilih Lanjutkan
33.Setelah anda masuk anda harus dalam keadaan ROOT agar bias melakukan apapun,dengan cara Ketik “sudo –i”>Masukkan Password yang tadi anda setting sebelumnya
34. Pastikan Anda Memasukkan Ubuntu_server.iso yang tadi anda Install
35.Kemudian ketik “apt-cdrom add”>Enter
36. Kemudian ketik “apt-get install dhcp3-server”>Tekan Enter
37. Kemudian ketik “nano /etc/dhcp/dhcpd.conf >Lalu anda akan masuk ke tampilan seperti gambar di bawah, lalu Hapus tanda Pagar pada “subnet” seperti gambar di bawah
38. Kemudian ketik “nano /etc/default/isc-dhcp-server”>Lalu anda akan masuk ke tampilan seperti gambar di bawah, lalu ketikkan “eth0” (INTERFACES=”eth0”)
39. Kemudian ketik “/etc/init.d/isc-dhcp-server restart” Untuk Merestart Network yang tadi anda Setting

V.   Kesimpulan

  Ubuntu akan selalu bebas biaya, dan tidak ada biaya tambahan untuk "edisi enterprise”. Ubuntu menyertakan yang terbaik dalam terjemahan dan prasarana aksesibilitas bahwa komunitas perangkat lunak bebas telah tawarkan, untuk membuat Ubuntu berguna bagi banyak orang mungkin. Ubuntu dirilis secara berkala dan dapat diprediksikan; rilis baru dibuat setiap enam bulan. Kita dapat menggunakan rilis stabil yang ada atau rilis pengembangan saat ini. Setiap rilisdidukung selama sekurangnya 18 bulan. Ubuntu berkomitmen penuh pada prinsip pengembangan perangkat lunak open source; Ubuntu adalah komunitas dikembangkan system operasi yang cocok untuk laptop, Desktop dan server. Ubuntu berisi semua aplikasi yang pernah kita butuhkan.

VI.   Referensi


Read more ...